Kembali ke Blog
Membangun Geodatabase GIS Terpusat untuk Smart City Indonesia
GISGISGeodatabaseTata KotaPostgreSQLSmart City

Membangun Geodatabase GIS Terpusat untuk Smart City Indonesia

Bagaimana pemerintah daerah menkonsolidasi dokumen tata ruang terfragmentasi menjadi basis data spasial terpusat untuk memotong birokrasi perizinan.

Foto Riska Indriani, S.Si.
Riska Indriani, S.Si.Lead GIS Specialist
5 Menit Baca

Tulang punggung smart city sesungguhnya ada pada Sistem Informasi Geografis (SIG) yang komprehensif. Tata letak perumahan, jaringan utilitas, peta banjir, sistem drainase — semua memiliki koordinat geografis absolut.

Masalah klasik: fragmentasi data (DPU pakai CAD, Pertanahan pakai Shapefile, Bappeda cetak PDF) dan perbedaan sistem proyeksi yang memicu kesalahan puluhan meter.

Solusi: migrasi ke PostgreSQL/PostGIS. Server database menyimpan, memproses, dan memproyeksikan data spasial secara dinamis.

Hasilnya: seluruh dinas akses via portal WebGIS, pengecekan zonasi dari 12 hari menjadi kurang dari 1 menit.

Diskusi (0)

Belum ada diskusi. Jadilah yang pertama.